dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Ini adalah artikel tentang kegiatan rehabilitasi yang menyenangkan. Dalam artikel tamu kali ini, Emma Burton dari Auditory Verbal UK akan menunjukkan pada Anda, bagaimana Anda dapat mengajarkan kosakata matematika dasar kepada anak Anda, yang menggunakan implan rumah siput atau alat bantu lainnya, sambil bersenang-senang dengan aktivitas memanggang bersama di saat yang bersamaan.

Ketika harus berhadapan dengan materi matematika, kebanyakan orang akan berpikir tentang angka. Padahal, bukan hanya angka saja yang penting, tetapi juga kosakata matematika nya. Anak-anak yang memiliki pendnegaran normal, biasanya cenderung mempelajari kosakata matematika saat melakukan percakapan. Nah, pada anak dengan masalah pendengaran, kosakata matematika ini harus diajarkan dengan lebih terarah.

Tapi ini tidak sulit, bahkan mudah dilakukan melalui kegiatan rehabilitasi di rumah. Anda dapat membantu anak mengembangkan kosakata matematika dasarnya, dengan memperkenalkan terlebih dahulu tentang kuantitas, ukuran, ruang, bentuk, waktu, berat, kecepatan, dan suhu ke dalam permainan atau kegiatan mereka sehari-hari.

Berada di dapur adalah bagian dari rutinitas sehari-hari, untuk sebagian besar dari kita. Dapur, bisa juga menjadi tempat yang ideal bagi anak Anda, untuk melihat dan mengajarkan konsep-konsep matematika ini, dan bagaimana ia digunakan secara bermakna di kehidupan. Seperti yang kita tau, anak-anak suka sekali membantu membuat kue, dan kegiatan ini memang sangat menyenangkan, selain itu, Anda juga bisa mendapatkan bonus tambahan dari makanan yang Anda buat! Manfaatkan moment ini untuk melakukan sesuatu yang sederhana dan Anda sukai bersama anak Anda.

Berikut ini merupakan beberapa aktivitas sederhana saat memanggang masakan sederhana, seperti membuat biskuit, yang bisa Anda lakukan sekaligus memperkuat pemahaman anak Anda tentang konsep matematika.

Kosakata Matematika untuk Balita

  • Ketika Anda menuangkan tepung gula ke dalam mangkuk, Anda bisa menuangkan sedikit demi sedikit tepung gulanya, untuk menciptkan sebuah pertanyaan atau pernyataan. Anda kemudian dapat melihat ke dalam mangkuk yang berisi sedikit tepung gula: “Hmmm! Sepertinya kita butuh lebih banyak tepung gula, ini terlalu sedikit!”
  • Pegang tepung gula atau kendi air di atas mangkuk sambil menuang, lalu dengan senyum lebar, dorong anak Anda untuk mengatakan “lebih banyak lagi-lebih banyak lagi!”
  • Jika Anda kehabisan tepung gula, Anda bisa melihat ke dalam kantong tepung tersebut sambil memperhatikan seksama, jika gula habis katakan: “ Ya Ampun, gulanya sudah habis!” Lalu tunjukkan anak Anda kantong gula tersebut, agar mereka bisa menyesuaikan dengan apa yang mereka pikirkan.
  • Untuk tepung gula ini, jangan lupa untuk selalu berkata tentang berapa banyak yang Anda butuhkan, “Kita butuh lebih banyak” atau “Kita butuh sangat banyak!”
  • Untuk air, bicaralah tentang berapa banyak yang Anda butuhkan: “Kami membutuhkan SATU GELAS KECIL!” Atau “Hanya butuh SATU TETES AIR.”
  • Untuk bahan yang ditaburkan, Anda bisa menawarkan pilihan: “Apakah kita butuh hanya sedikit atau banyak? “
  • “Bisakah Kakak menemukan mangkuk yang besar? ” (Dari pilihan mangkuk besar dan kecil)
  • “Dapatkah Kakak menemukan sendok yang kecil?” (Dari pilihan sendok besar dan kecil)
  • Menyerahkan biskuit: “SATU untuk Kakak”, “SATU untuk Mama”, “Kita sekarang punya DUA biskuit biskuit!”

Kosakata Matematika untuk anak Pra-Sekolah

  • Lihatlah resep dengan anak Anda dan dorong mereka untuk menemukan angka-angka di resep tersebut seperti: “Kita butuh SATU cangkir gula, bisakah kakak menemukan angka SATU di resep itu?” “Kita perlu membuat LIMA biskuit, bisakah Kakak nelihat angka LIMA?”
  • Anda bisa menimbang kotak tepung gula di tangan Anda sebelum membukanya sambil membuat prediksi: “Mama pikir kotak ini sudah lengkap karena sangat BERAT ” atau “Mama pikir kotak ini KOSONG karena terasa begitu RINGAN”
  • Bantu anak Anda untuk menakar sendiri tepung gula sambil menuangkan : “Kita butuh secangkir gula. Bisakah Kakak membantu menuangkan gula ini sampai penuh?” atau “Kita perlu SETENGAH cangkir gula. Bisakah Kakak mengisinya SETENGAH nya? Hebat, itu sudah setengah cangkir!”
  • Dorong mereka untuk memecahkan masalah: “Kita perlu tambahan LIMA biskuit, tetapi kita hanya memiliki TIGA biskuit. Berapa banyak lagi yang kita butuhkan? ”
  • Jika ada biskuit yang pecah, maka tarik perhatian mereka dengan mengatakan: “Ya ampun, biskuitnya terbelah menjadi setengah! Lihat, sekarang biskuit Mama ukurannya lebih KECIL.”
  • Anda juga bisa bermain dan mengambil beberapa biskuit baru: “Lihat, sekarang saya punya biskuit PALING BANYAK.”
  • Anda mungkin ingin menghias biskuit dengan berbagai macam permen, Anda bisa mengatakan: “Mama akan membuat wajah. Mama membutuhkan DUA LINGKARAN untuk mata. Mata letaknya di ATAS. Satu GARIS PANJANG untuk mulut. Mulut letaknya di BAWAH. SEGITIGA untuk hidung. Hidungnya ada di TENGAH wajah.”

Kosakata Matematika untuk Anak di Sekolah

  • Gunakan konsep waktu seperti PERTAMA, SELANJUTNYA, SETELAH, TEKAHIR saat Anda mempersiapkan aktivitas Anda, misalnya: “SEBELUM kita mengukur bahan yang kita butuhkan, kita cari peralatannya dahulu.” “SETELAH kita membuat lapisan gula, maka kita bisa menghias biskuit kita.”
  • Tingkatkan kerumitan instruksi Anda, misanya: “Campur SATU CANGKIR gula bubuk, SATU SENDOK TEH air dan TIGA TETES pewarna makanan dalam mangkuk KECIL yang berwarna biru.”
  • Bicaralah tentang tekstur, persamaan dan perbedaan dengan makanan lain: “Lapisan es ini terlihat KASAR, BERGELOMBANG DAN KENYAL. Teksturnya seperti bubur saya di pagi hari. Kita akan membuat ini menjadi HALUS dan sedikit BERAIR seperti madu.”
  • “Kami mempunya DUABELAS jeli yang tersisa, berapa banyak yangharus ada di setiap biskuit?”
  • “Lapisan es nya masih basah. Kami harus menunggu paling tidak LIMA PULUH MENIT sebelum memakannya, sehingga lapisan gula ini bisa diatur. Mari lihat jamnya. Dalam LIMA MENIT, ini akan menjadi … ”

Apapun resep yang Anda pilih untuk dikerjakan bersama si kecil, ingat bahwa bahan utamanya adalah ANDA. Buatkan aktivitas ini membahagiakan si kecil.

Terima kasih, Emma!

Ingin lebih banyak kegiatan rehabilitasi untuk mengenal kosakata matematika sambil memasak di dapur? Temukan juga cara mengajari anak Anda kata-kata baru sambil membuat salad buah.

Jangan lupa berlangganan Blog MED-EL Indonesia untuk menerima semua artikel tamu terbaru, tips rehabilitasi, dan berita lainnya dari MED-EL!

Comments

Artikel Rekomendasi