dalam TEKNOLOGI

Seperti yang sering dijelaskan sebelumnya, Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan salah satu alat kesehatan yang penting digunakan oleh dokter, untuk melihat bagian dalam tubuh manusia, tanpa perlu melakukan tindakan operasi. Saat ini tindakan MRI semakin umum dilakukan. Selain melihat keadaan tubuh manusia, teknologi MRI juga bisa mengevaluasi apakah sebuah terapi pengobatan yang dilakukan efektif atau tidak. 1

Sekalipun teknologi MRI dikatakan sebagai teknologi yang relatif baru, namun teknologi ini terus mengalami pengembangan, sehingga semakin kuat dan beresolusi tinggi.

Jika Anda pengguna implan rumah siput, perkembangan teknologi pada MRI ini otomatis juga akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengadaptasi teknologi MRI dengan implan rumah siput yang digunakan. Hal ini dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya interaksi antara mesin di dalam MRI dan mesin dalam implan rumah siput. Saat ini, setiap implan rumah siput hanya bisa digunakan untuk mesin MRI dengan kekuatan spesifik, yang telah diatur oleh FDA.

Jika Anda berencana untuk menggunakan implan rumah siput, tetaplah up to date dengan teknologi terkini implan rumah siput dan juga teknologi MRI terbaru, karena informasi ini sangat berguna untuk Anda agar bisa mendapatkan implan rumah siput yang terbaik untuk Anda gunakan nantinya.

Sejarah Teknologi MRI

Sebuah gambar pertama yang sukses dibuat dengan menggunakan resonansi magnetik diambil pada tahun 1977. Saat itu, percobaan dilakukan dengan mesin MRI, yang kekuatannya jauh lebih rendah daripada yang ada saat ini, yaitu mesin MRI Siemens dengan kekuatan magnetik 0,1 Tesla di tahun 1978.

Tapi, hal ini bukan menandakan bahwa teknologi MRI yang kekuatanya rendah, tandanya menggunakan magnet yang lemah. Sebagai perbandingan, medan magnet bumi adalah 0,00005 Tesla.

Pada beberapa tahun sebelumnya, Teknologi implan rumah siput dipikirkan tidak akan kompatibel dengan teknologi MRI4

Teknologi MRI 0,2 Tesla

Meskipun teknologi MRI 0.2 Tesla telah lama diperkenalkan, yaitu sekitar tahun 1980an, namun butuh waktu bertahun-tahun bagi FDA untuk menyetujui agar implan rumah siput dapat digunakan bersama dengannya. MED-EL COMBI 40+, yang diperkenalkan pada tahun 1996, amerupakan implan rumah siput pertama yang disetujui oleh FDA, untuk digunakan bersama MRI 0,2 Tesla , tanpa harys melepaskan magnet. Izin FDA ini diperoleh pada tahun 2003.5

Secara otomatis, implan rumah siput yang saat ini diproduksi telah disetujui untuk digunakan pada MRI 0, 2 Tesla.

Teknologi MRI 1,5 Tesla

Teknologi MRI dengan kekuatan 1.0-1.5 Tesla berkembang sekitar tahun 1980. Peningkatan kekuatan MRI ini pun membawa peningkatan resolusi, tapi sayangnya juga tidak sesuai dengan banyak implan rumah siput. Hal ini disebabkan karena, magnet mesin bisa menarik magnet implan rumah siput dan dikhatirkan akan menggesernya di bawah kulit.

Salah satu cara implan rumah siput mengatasi hal ini adalah, dengan terlebih dahulu melepaskan magnet di kepala. Dokter bedah harus memotong kulit, untuk melepaskan magnet sebelum seseorang menjalani perosedur MRI, dan memasangkan kembali setelah prosedur MRI dilakukan.

Implan rumah siput MED-EL, yaitu PULSAR, SONATA, dan CONCERTO adalah implan rumah siput pertama yang disetujui oleh FDA untuk bisa digunakan saat menjalani prosedur MRI dengan kekuatan 1,5 tesla, tanpa harus melepaskan magenetnya.7

Teknologi MRI 3.0 Tesla

Teknologi MRI 3.0 Tesla, memiliki kekuatan 2 kali lipan dari MRI 1,5 Tesla. Mesin MRI 3.0 Tesla diperkenalkan di rumah sakit sekitar tahun 2003, dan saat ini merupakan mesin yang paling kuat.

Namun, kebanyakan implan rumah siput tidak kompatibel dengan mesin MRI 3,0 Tesla ini. Seperti sebelumnya, adanya lonjakan kekuatan dari 0,2 T sampai 1,5 T, kenaikan ini pula meningkatkan permintaan untuk adaptasi pada magnet di implan rumah siput.

Untuk saat ini, hanya ada satu implan rumah siput di dunia, yang telah disetujui oleh FDA untuk bisa tetap digunakan saat seseorang menjalani prosedur MRI 3,0 T, tanpa harus melepaskan magnet. Implan rumah siput tersebut adalah SYNCHRONY.

Masa Depan Kompatibilitas Teknologi MRI dengan Implan Rumah Siput

Seperti apa itu teknologi SYNCHRONY, sehingga bisa menjadikannya satu-satunya implan rumah siput disetujui untuk digunakan bersama dengan mesin MRI 3.0 Tesla, tanpa perlu melakukan operasi pengangkatan magnet?

Semuanya Berkaitan dengan Magnet.

Sejarah Kompatibilitas Teknologi MRI dan Implan Rumah Siput
Rotasi Magnet pada Implan Rumah Siput SYNCHRONY.

Seperti yang kita ketahui, semua magnet memiliki kutub utara dan selatan, sehingga magnet pada mesin MRI akan berinteraksi secara berbeda dengan magnet implan rumah siput tergantung pada kutub mana yang paling dekat. Desain implan rumah siput sebelumnya, termasuk MED-EL, menggunakan magnet yang dipasangkan secara permanen di tempatnya. Saat mesin diaktifkan, magnet tetap akan ditarik karena tidak sesuai dengan magnet pada mesin MRI.

, magnet pada implan rumah siput SYNCHRONY tidak mengalami masalah ini. Alih-alih berdiri secara permanen dalam satu posisi, justru magnet ini berada seolah “mengapung” di rumah magnet berbahan titanium dan dapat dengan bebas memutar. Hal ini memungkinkannya untuk menyelaraskan diri dengan magnet mesin MRI. Apa yang terjadi ketika magnet mesin MRI ada di sebelah kiri? Magnet SYNCHRONY akan berputar ke arahnya. Dan, apakah yang akan terjadi bila magnet mesin ada di sebelah kanan? Maka, Magnet SYNCHRONY juga akan berputar seperti itu juga.

Hal ini mengungkapkan bahwa, sangat mungkin untuk menggunakan implan rumah siput saat melakukan prosedur MRI, tanpa harus melepaskan magnetnya terlebih dahulu.

 

Apakah Anda ingin mengetahui segala hal tentang implan rumah siput? Simak semua manfaat dari sistem implan rumah siput di website MED-EL, atau klik link berikut :

 

* Untuk tujuan konsistensi, istilah “persetujuan” seperti yang digunakan dalam postingan di blog ini mengacu pada label “MR Conditional” seperti yang digunakan oleh Food and Drug Administration (FDA), yaitu badan pengawas yang bertanggung jawab atas persetujuan MRI terhadap implan rumah siput di Amerika Serikat.

*Saat ini, teknologi MRI dengan kekuatan 7.0 Tesla sedang menjalani penelitian. Tentu saja MED-EL juga akan melakukan pengembangan seiring dengan perubahan kekuatan mesin MRI, agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

 

Referensu

  1. Magnetic resonance imaging (MRI) exams, total / 2014. (2014, June 30). Retrieved February 18, 2015, from http://www.oecd-ilibrary.org/social-issues-migration-health/magnetic-resonance-imaging-mri-exams-total-2014-1_mri-exam-total-table-2014-1-en
  2. Geva, T. (2006). Magnetic Resonance Imaging: Historical Perspective. J Cardiovasc Mang, 8, 573–580. doi:10.1080/10976640600755302
  3. (2014, November). Magnetic Resonance Imaging at Siemens: A success story [Brochure]. Germany: n.p.
  4. Kim, B.G., Kim, J.W., Park, J.J., Kim, S.H., Kim, H.N., Choi, J.Y. (2015). Adverse events and discomfort during magnetic resonance imaging in cochlear implant recipients. JAMA Otolaryngol Head Neck Surg, 141, 45–52. doi:10.1001/jamaoto.2014.2926
  5. MED-EL. (2003, June 18). The MED-EL Cochlear Implant System is FDA approved for use with Magnetic Resonance Imaging (MRI) [Press release]. Retrieved from http://www.prnewswire.com/news-releases/fda-approves-an-industry-first—-the-med-el-cochlear-implant-system-is-fda-approved-for-use-with-magnetic-resonance-imaging-mri-71351697.html
  6. American Speech-Language-Hearing Association. (2004). Cochlear implants [Technical Report]. Retrieved from http://www.asha.org/policy
  7. MED-EL. (2013, June 14). MED-EL Announces FDA Approval of PULSAR, SONATA and MED-EL CONCERT Cochlear Implants for 1.5T MRI [Press release]. Retrieved from http://s3.medel.com/pdf/US/Final_MRI_FDA_Approval_Press_Release_06_14_13.pdf
  8. MRI Guidelines. (2015). Retrieved February 18, 2015, from http://www.cochlear.com/wps/wcm/connect/us/for-professionals/cochlear-implants/warnings-and-precautions/mri-guidelines
  9. HiRes 90K Implant Family. (2015). Retrieved February 18, 2015, from http://www.advancedbionics.com/com/en/products/hires_90k_implant.html
  10. Azadarmaki, R., Tubbs, R., Chen, D.A., Shellock, F.G. (2014). MRI information for commonly used otologic implants: review and update. JAMA Otolaryngol Head Neck Surg, 150, 512–9. doi:10.1177/0194599813518306

Comments

Artikel Rekomendasi