KIAT DAN SARAN Orang Tua

Belajar Memperluas dan Memanjangkan Frasa Bersama si Kecil

Ketika anak Anda pertama kali belajar menyatukan satu atau dua kata, atau bahkan lebih, Anda sebagai orang tua pastinya tergoda untuk memainkan banyak kata dengan mereka, atau bahkan memainkan sebentuk kalimat sederhana. Tidak masalah sama sekali, ini adalah tahapan penting dalam belajar berkomunikasi. Anak akan belajar memperluas dan memanjangkan frasa, sehingga terbentuk kalimat yang baru. Anda boleh saja mengulang dua atau tiga kata atau frasa yang biasa mereka gunakan atau pun menggabungkan dua atau tiga frasa yang berhubungan.

Pengulangan kata dimaksudkan agar si kecil bisa memproduksi suara dengan baik. Ingat, jika masukan bunyi yang datang ke telinga anak buruk, maka produksi ucapan mereka pun akan buruk. Sama hal nya dengan pembentukan kata, jika Anda tidak memulai mengenalkan si kecil pada frasa atau pun kalimat yang pendek, maka ia hanya belajar tentang kata atau frasa yang pendek saja. Maka, sejak kini bulailah untuk belajar memperuas dan memanjangkan frasa bersama si kecil!

Dengan menggunkan strategi bahasa, khususnya strategi memperluas dan memanjangkan frasa, Anda dapat mendorong si kecil untuk belajar membentuk bahasa baru.

 

Perluasan Kata/Frasa:

Yang pertama adalah memperluas kata. Anda sebisa mungkin menambahkan kata ang lebih deskriptif untuk menjelaskan apa yang anak Anda lihat, sebagai perluasan dari kata tersebut. Jika ia melihat anjing dan mengatakan anjing, anda harus membimbing ia untuk mendeskripsikannya lebih detail. Misalnya dengan mengatakan, “Ya, itu Anjing besar.”
Dengan menambahkan kata besar, anak lebih dalam lagi memahami sebuah frasa dan sebuah kalimat. Ada banyak cara untuk memperluas frasa untuk pembentukan bahasa si kecil. Berikut beberapa pilihan deskripsi tambahan yang bisa Anda gunakan:

  • Ukuran: besar, kecil, mungil, raksasa
  • Warna: merah, hijau, pink, biru, warna-warni, pelangi,
  • Tekstur: keras, lembut, berbulu, berlendir, bersisik, kasar, bergelombang, berbatu.
  • Bau: wangi, amis, bau busuk
  • Emosi: marah, bahagia, sedih, takut, gugup, cemas, kesal
  • Jumlah: banyak, sedikit, beberapa, tumpukan, satu, dua, tiga
  • Sifat: liar, jinak, ramah, seram, galak, menggemaskan, lucu
  • Kata kerja: berlari, menangis, melompat, menari, berguling, melompat, melompat-lompat, menulis, bermimpi, tidur

 

Baca : 10 Strategi untuk Mendapatkan Hasil Terbaik Selama Habilitasi dan Rehabilitasi Mendengar

Memanjangkan Kata/Frasa:

Lain dengan perluasan frasa, adakalanya kita juga mengajarkan si kecil untuk memanjangkan frasa atau ungkapan. Hal ini bisa dilakukan dengan menambahkan elemen dan gagasan lain ke kata yang sudah digunakan oleh anak Anda. Misalnya, jika anak Anda mengatakan “ayah”, maka Anda bisa mengatakan “iya, ayah sedang bekerja di kantor”. Dengan menambahkan penjelasan tindakan atau juga lokasi, Anda akan membantu anak Anda mengenal bahasa baru, yang terkait dengan kata yang sudah mereka ketahui sebelumnya (ayah). Ada banyak cara untuk memperpanjang ungkapan untuk si kecil, berikut ini beberapa hal:

  • Tindakan: berlari, melompat, bekerja, menari, tidur, memasak, berpakaian
  • Lokasi: mereka berada di … taman, sekolah, kantor, pasar, taman kanak-kanak, rumah
  • Perasaan: mereka merasa … lelah, mengantuk, lapar, haus, marah, frustrasi, bahagia, senang
  • Kegiatan di rumah: mereka … mandi, memasak, mencuci mobil, membuat kue, berpakaian, mengemasi mainan, membaca buku, mencuci piring
  • Profesi: mereka adalah … polisi, pemadam kebakaran, perawat, dokter, pedagang, tukang kebun, guru, audiolog, terapis, dokter, dll.
  • Suka dan tidak suka: mereka suka … berkeringat, kemeja merah, menari, berfoto, bermain piano

 

Masih banyak lagi teknik-teknik yang bisa Anda gunakan untuk belajar memperluas dan memperpanjang frasa, yang biasa digunakan oleh si kecil, tentunya ini Anda lakukan setelah Anda benar-benar yakin bahwa si kecil sudah mulai ada di tahapan ini. Jangan hanya mengajar si kecil mengenal satu kata untuk mengucapkan sesuatu yang dilihat, karena kelak ia akan belajar berkomunikasi. Nah,apakah Anda punya tips sendiri yang juga bermanfaat untuk orang tua lainnya? Yuk, berbagi dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.

Subscribe Blog MED-EL Indonesia untuk mendapatkan artikel terbaru mengenai tips rehabilitasi lainnya langsung ke inbox Anda!

Terimakasih atas pesan Anda, kami akan segera membalas.

Kirimkan kami pesan

Wajib diisi

John Doe

Wajib diisi

name@mail.com

Wajib diisi

What do you think?

Mengirim pesan

Memproses komentar

Maaf, terjadi kesalahan. Silakan dicoba kembali.

Terima kasih atas masukan Anda. Komentar Anda akan dipublikasikan setelah disetujui.

Tinggalkan komentar Anda