dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Ini dia, Dana Suskind, yang merupakan direktur bagian program implantasi rumah siput anak, dari Universitas Kedokteran Chicago. Dana baru meluncurkan buku yang berjudul Thirty Million Words: Building a Child’s Brain. Karenanya, kami sangat senang berbagi beberapa tips tentang bagaimana memperkaya kosakata anak, yang dia tulisakan dalam bukunya, kepada orangtua anak yang memiliki gangguan dengar, khususnya pengguna implan rumah siput. Berikut beberapa tulisan Dana tentang pengalamannya bekerja.

Sebagai seorang dokter bedah implan rumah siput anak, saya melihat adanya kekuatan menakjubkan dari parent talk, secara langsung. Ini saya amati pada pasien-pasien kecil saya. Ada perbedaan yang mengundang saya untuk bertanya, tentang hasil yang dicapai oleh anak-anak tersebut. Ketika saya memberikan akses ke bunyi, sebagian anak akan merespon dengan cara berbicara serupa dengan anak tanpa gangguan dengar, sedangkan sebagain anak lain hampir tidak mampu berkomunikasi.

Penelitian terbaru oleh Betty Hart dan Todd Risley, yang merupakan psikolog anak, menemukan bahwa, beberapa anak akan bisa mendengar 30 juta kata lebih pada usia 4 tahun, dibandingkan anak-anak lainnya. Nah, perbedaan tersebut akan memberikan dampak besar, khususnya dalam kesiapan anak menuju bangku sekolah. Anak-anak yang mendengar lebih banyak kata, akan memasuki masa taman kanak-kanak dengan jumlah kosakata dua kali lebih banyak, daripada anak-anak yang mendengar lebih sedikit kata. Lalu, saat kelas 3 SD, anak-anak ini pun akan tetap memiliki kosakata lebih banyak, dan akan menjadi seorang pembaca buku yang lebih baik, termasuk nilai-nilai test mereka pun akan lebih tinggi. Pada dasarnya, anak-anak yang memulai lebih awal untuk belajar, dia akan tetap unggul. Sedangkan yang memulai lebih lambat, ia tertinggal. Begitulah menurut pemaparan psikolog.

Lantas, saya bertanya, mengapa beberapa pasien saya memiliki perkembangan lebih baik daripada yang lain, setelah menggunakan implan rumah siput? Bagaimana peran orangtua dalam memperkaya kosakata anak. Inilah dia intinya, bagaimana dan seberapa sering orangtua bercakap-cakap dengan anak, akan mempengaruhi hal ini. Setiap anak memiliki potensi yang unik untuk mendengar dan berbicara. Dan, semua orangtua memiliki kapasitas untuk membantu anak-anak mereka agar bisa mencapai potensi tersebut.

Mengapa parent talk sangat penting?, Hal ini sangat berkaitan dengan otak.

Pada 3 tahun pertama kehidupan manusia, sekitar 85% bagian otak akan berkembang secara fisik. Tidak lama setelah itu, otak mulai berkembang sangat cepat. Salah satu hal terpenting yang membuat otak akan berkembang lebih cepat adalah kata-kata. Hal ini disebabkan kata-kata dapat membantu dalam menghubung-hubungkan syaraf di otak. Ingat, setiap kata yang Anda ucapkan membangun otak anak Anda.

Setiap kata yang Anda keluarkan akan mempengaruhi perkembangan otak anak Anda.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Anak dengan gangguan pendengaran, membutuhkan alat agar hal ini dapat terjadi. Jika anak Anda tidak menggunakan alat, maka bunyi-bunyi dan kata-kata yang Anda ucapkan, tidak akan masuk ke otak. Jika kata-kata tersebut tidak masuk ke otak, maka kata-kata tersebut pun tidak dapat membangun hubungan-hubungan yang penting di otak.

Pertanyaannya adalah, bagaimana sebagai orang tua, Anda dapat menciptakan lingkungan yang kaya bahasa untuk memperkaya kosakata anak Anda, sehingga dapat memaksimalkan perkembangan otak si kecil? Nah, mari gunakanlah 4 strategi berikut:

Baca : 6 Tahapan untuk Anak Gangguan Dengar Belajar Kosakata Baru

1. Mengaktifkan Alat

Mengaktifkan alat bantu untuk anak Anda mendengar, merupakan langkah pertama untuk membangun perkembangan otak si kecil. Jika anak Anda tidak menggunakan alat, atau alat tidak bekerja dengan baik, kata-kata yang Anda ucapkan akan sulit untuk bisa membangun otaknya.

Tips Mengaktifkan Alat
Jadikan kegiatan ini sebagai rutinitas. Pasang alat si kecil pada waktu dan tempat yang sama setiap pagi. Jika anak Anda melepaskan alat tersebut, pasangkan kembali tanpa perlu menganggap hal itu sebagai masalah besar. Ketika hal ini dijadikan rutinitas, pada akhirnya anak Anda akan mulai terbiasa. Seiring berjalannya waktu, hal ini akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

2. Menyatukan Perhatian

Menyamakan atau menyatukan perhatian adalah hal yang sangat penting dari keempat strategi yang akan dibicarakan disini. Satukan pusat perhatian Anda dengan apa yang sedang menjadi fokus perhatian si kecil. Perhatian anak-anak sangat cepat berubah, sehingga Anda harus menyamakan perhatian dan memilih kata-kata agar sesuai dengan fokus perhatiannya. Semakin Anda mampu menyesuaikan perhatian Anda dengan anak, semakin banyak kata-kata yang disampaikan, semakin banyak anak belajar.

Tips Menyamakan Perhatian
Berdiri sejajar dengan anak: Ketika Anda menyejajarkan posisi pandangan Anda dengan anak, Anda akan membuat sebuah kontak mata dan telinga yang lebih baik dengannya. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih fokus dalam memperhatikan hal yang sama dengan anak Anda. Selain itu, hal ini juga akan membantu anak Anda mendengar suara Anda dengan lebih jelas.

3. Berbicara Lebih Banyak

Secara sederhana, strategi ini berfungsi untuk memperkaya kosakata anak, dengan cara membanjiri anak dengan Bahasa. Bayangkan otak anak seperti celengan. Setiap kata yang Anda ucapkan, akan sama dengan dengan sekeping koin yang masuk ke celengan tersebut. Semakin banyak Anda bicara, otak akan semakin kaya dan pesat pertumbuhan. Semakin banyak kata-kata yang Anda berikan pada anak, anak akan semakin kaya kosakata di masa mendatang.

Tips Berbicara Lebih Banyak
Narasikan: Jangan hanya berbicara. Libatkan si kecil dalam pembicaraan tersebut. Misalnya, Anda akan memakaikan baju, menyuapi anak, memandikan anak dan lain-lain setiap harinya. Ketika Anda membicarakan apa yang sedang Anda lakukan, selagi Anda melakukannya, Anda tidak hanya melakukan rutinitas namun juga tengah berupaya untuk memperkaya kosakata anak sekaligus membangun perkembangan otak anak Anda.

4. Bergiliran Berbicara

Strategi terakhi adalahr, mengambil giliran. Strategi ini menjadi yang terpenting diantara strategi-strategi lainnya, dalam hal mengembangkan otak anak Anda. Bagaimana Anda bergiliran, atau melakukan percakapan? Samakan dahulu perhatian Anda dengan perhatian anak Anda, lalu bicara tentang hal yang sedang diperhatikan si kecil. Bahkan, sekalipun si kecil belum mengeluarkan kata yang sebenarnya, tetap, sangatlah penting untuk ia mengambil giliran bicara sesering mungkin.

Tips Bergiliran Berbicara
Bersabarlah: Seorang anak yang sedang belajar mendengar dan berbicara mungkin kesulitan mencari kata-kata yang tepat. Hal itu membutuhkan waktu yang lama, hingga secara insting Anda pun akan merespon pikiran anak Anda. Melakukan hal tersebut memungkinkan anak terekspos pada lebih banyak bahasa, namun mungkin juga anak justru akan bersegera mengakhiri percakapan. Ketika Anda memberikan waktu yang cukup pada anak untuk merespon kata-kata Anda, atau membiarkannya mengambil gilirannya berbicara, artinya Anda sedang memaksimalkan perkembangan otak si kecil melalui percakapan.

Strategi ini dirancang untuk berperan secara alami dalam aktivitas sehari-hari. Dengan niatan untuk memperkaya kosakata anak, Anda akan mengubah aktivitas mengganti popok, memotong apel, atau menyapu lantai, menjadi pengalaman menarik untuk mengembangkan otak si kecil. Pada akhirnya, kata-kata ini akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan anak, serta membantu anak Anda mencapai potensinya, utamanya dalam mendengar dan berbicara.

Comments

Artikel Rekomendasi