dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita semua sering akan terpapar oleh berbagai macam bunyi dari lingkungan, yang jenisnya sangat beragam. Contohnya adalah, suara merdunya burung, air yang mengalir, lalu lintas, langkah kaki manusia, mesin-mesin di perkantoran, suara percakapan, tangisan anak kecil, bersin, sirine ambulan dan sebagainya.

Untuk anak-anak yang baru saja mulai mendengarkan dengan alat implan rumah siput atau alat bantu lainnya, suara ini tentulah masih awam di telinga mereka. Tugas kita adalah, menghadirkan suara tersebut sesering mungkin dan membantu mengenalkan suara tersebut pada mereka sehingga mereka bisa menjelajahi dunia mendengar mereka yang baru.

Untuk mengenalkan suara dari lingkungan ini, Kita bisa mempelajarinya di rumah. Berikut ini beberapa kegiatan awal untuk belajar mengenal dan mendengar suara dari lingkungan dan melihat respon anak akan adanya suara dari luar tersebut, yang bisa Anda adaptasikan kepada anak Anda:

  • Saat Anda mendengarkan sebuah suara yang menurut Anda sangat menarik perhatian, cobalah langsung melihat respon si kecil. Perhatikan si kecil sambil memberikan kode bahwa Anda juga mendengar sebuah suara. Anda juga bisa mengatakan bahwa, Anda mendengar suara, “Mama mendengar suara itu!” Lalu beraksilah seolah Anda tengah mencari sumber suara. Jika Anda melihat si kecil bingung, berikan tanda dengan gesture, seperti meletakan tangan Anda ke telinga sambil mengatakan bahwa Anda mendengar suara. Ulangi terus adegan ini sampai si kecil paham maksud Anda dan ia pun mulai beraksi seperti Anda. Anda boleh saja membuat suara lingkungan buatan Anda sendiri di rumah, misalnya dengan menghidupkan alaram jam yang menyerupai suara sirine ambulan.
  • Sangat penting untuk diingat bahwa, beberapa suara yang hadir biasanya memberikan makna dan arti tersendiri. Misalnya, ketika muncul suara bell pintu, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuka pintu dan mempersilakan tamu masuk. Untuk menciptakan momen tersebut, Anda bisa mengajak orang lain berpura-pura mengetuk pintu atau membunyikan bel pintu, dan biarkan si kecil mengenali terlebih dahulu suara tersebut. Ulangi lagi mengebel pintu, lalu ajak si kecil membuka pintu bersama dan mempersilakan tamu masuk. Aktivitas lainnya adalah dengan menghidupkan alaram jam, dan lalu mematikannya bersama dengan si kecil.
  • Coba bawa si kecil ke taman rumah Anda, atau halaman rumah dan biarkan ia dengan bebas menikmati beragam suara yang ada, lalu Anda bisa mengenalkan suara-suara tersebut pada mereka. Anda bisa mendekati sumber suara sambil menggambarkan bahwa Anda mendengar suara. Misalnya, Anda hidupkan keran air di taman, ketika mendengar suara air yang mengalir, Anda bisa memegang air tersebut sambil memberi kode bahwa ada suara yang Anda dengar. Banyak suara yang bisa Anda jadikan contoh dari halaman rumah, misalnya suara burung, kendaraan yang sedang lewat, dsb.
    • Paparkan anak Anda dengan beragam suara, dari tingkatan level suara yang kecil sampai yang besar, dan bicara tentang suara tersebut pada si kecil. Coba temukan atau ciptakan sendiri suara dengan volume yang keras—seperti suara menggebrak pintu atau gonggongan anjing, dan suara yang volume nya pelaneperti dentingan kunci mobil atau bunyi tik tok jam

    Ketika anak Anda mulai menyadari adanya suara di lingkungan mereka, Anda bisa merancang sebuah permainan atau pun aktivitas bermain sambil mendengar dan mengenalkan suara, misalnya:

    • Bermain balap mobil: Doronglah sebuah mobil di track balapnya sesaat ketika Anda meniup peluit
    • Game membangunkan: Gunakan boneka atau orang untuk mengadakan permainan “bangun tidur”. Bangunkan boneka dengan menggunakan alarm jam
    • Dering telepon: Aturlah agar telepon Anda berdering (atau gunakan suara Anda) dan buatlah anak Anda tertarik untuk mengangkat telepon tersebut sambil mengatakan “hallo”
    • Bermain lonceng: Buatlah sebuah lonceng yang dapat bergerak saat ada angin, dan lantas ia pun akan membunyikan sebuah benda di dekatnya. Misalnya dengan bahan kayu dan piring. Bersenang-senanglah dengan si kecil dengan cara meniup si lonceng hingga bergerak dan membunyikan piring. Untuk tambahan agar menarik, setiap kali lonceng bergerak, Anda bisa mengatakan pada si kecil, “wow anginnya kencang sekali, ayuk tutup jendela!”
    • MED-EL memiliki beragam sumber bacaan atau CD untuk membantu dalam rehabilitasi, salah satunya 100 Sounds to Discover yang merupakan CD rekaman berisi lebih dari 100 suara yang berbeda, yang diambil dari lingkungan sekitar Anda. Terdapat juga kartu dengan gambar yang dapat anak Anda gunakan untuk menghubungkan antara gambar dan suara yang ia dengar. Hubungi MED-EL di wilayah Anda untuk mencari tahu tentang pemesanannya.

    Selamat bersenang-senang dengan menikmati beragam suara dengan si kecil, ya!

    Suka dengan artikel yang berkaitan dengan tips untuk mengenalkan suara pada si kecil? Mari kita bantu si kecil untuk mengenal suara dengan beragam aktivitas yang menarik.

    Subscribe Blog MED-EL Indonesiauntuk mendapatkan beragam informasi tentang habilitasi dan rehabilitasi anak dengan implant rumah siput atau alat bantu lain melalui email Anda!

    Comments

Artikel Rekomendasi