dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Apa aktivitas anak dengan gangguan dengar yang biasa mereka lakukan setelah dia pulang sekolah? Sekalipun sekolah telah membuat anak Anda yang memiliki gangguan dengar merasa letih, namun sebenarnya mereka masih memiliki semangat melakukan hal-hal lainnya. Tetapi aktivitas ini biasanya berkaitan dengan hal-hal yang mereka memang sukai atau hobi. Beberapa anak suka sekali bermain sambil berolahraga, seperti bermain bola, anak remaja mungkin lebih suka menghabiskan waktu sejenak di kantin sekolah sekadar bercerita dengan teman-temannya, anak lainnya lebih suka pulang ke rumah dan menyibukan diri dengan hobi atau tugas sekolah mereka. Ada banyak sekali aktivitas yang bisa mereka lakukan.

Ah, tapi sekalipun mereka sudah bisa memilih aktivitas yang mereka sukai sendiri, alangkah baiknya selaku orang tua Anda tetap mendampingi. Untuk orang tua, yang mana anaknya pengguna implan rumah siput, pendampingan ini perlu sekadar untuk mengajarkan mereka cara memastikan bahwa audio prosesor yang mereka gunakan saat ini benar-benar mendukung kegiatan mereka sepulang sekolah. Mungkin begitu juga untuk orang tua yang anaknya menggunakan alat bantu mendengar.

Nah, ini dia beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan, untuk memastikan bahwa anak-anak benar-benar menikmati aktivitasnya sepulang sekolah:

Saat Menjalani Aktivitas Ektrakulikuler

Mengambil aktivitas ekstrakulikuler, khusunya dalam bidang olahraga cukup banyak diminati oleh anak dengan gangguan dengar, utamanya yang menggunakan implan rumah siput. Dalam hal ini, implan rumah siput yang digunakan, diharapkan dapat membantu mereka dalam memperluas kebutuhan mereka, sehingga mudah mengambil posisi dalam kehidupan bermasyarakat.

Nah, bagi pengguna implan rumah siput, selama berkegiatan olahraga ini, sangat penting untuk mereka menjaga dan melindungi audio prosesor mereka. Jika olahraga yang dimainkan anak membutuhkan kontak fisik, upayakan anak menggunakan helem pelindung, sehingga audio prosesor mereka tetap aman dari benturan, termasuk juga untuk melindungi implan yang tertanam di kepala mereka. Belilah helem yang cukup aman untuk anak. Tanyakan kepada Audiologis atau orang tua yang sebelumnya telah membelikan helem untuk anaknya, sehingga dapat diketahui helem yang paling sesuai untuk pengguna implan rumah siput.

Untuk aktivitas ektstrakulikuler lain yang tak membutuhkan kontak fisik, seperti menari misalnya, yang harus Anda lakukan adalah, memastikan anak Anda mengetahui bagaimana cara melindungi audio prosesornya agar tidak terjatuh saat bergerak, atau terlalu banyak terkena keringat yang membuatnya lembab. Anda bisa menganjurkan anak untuk menggunakan klip yang disematkan ke rambut atau bisa juga menggunakan headband.

Jika anak Anda menyukai olahraga berenang, dan mengikuti ekstrakulikuler ini setelah jam sekolah berakhir, jangan lupa untuk memastikan audio prosesornya aman. Untuk anak yang menggunakan prosesor implan rumah siput SONNET, OPUS2 atau RONDO, pastikan mereka menggunakan WaterWear. Beberapa prosesor lainnya mungkin perlu dilepas ketika akan melakukan aktivitas di air.

Saat Mengerjakan Tugas Sekolah di Rumah

Bagaimanapun, anak dengan gangguan dengar yang telah bersekolah tak luput dari tugas sekolah. Semakin besar usia mereka, tugas sekolah pun mungkin semakin banyak. Sebagai orang tua, Anda tentu harus memastikan bahwa tugas sekolah mereka telah selesai disiapkan dengan lengkap sebelum diserahkan kepada guru mereka. Oya, ketika anak Anda memiliki gangguan dengar, dan sudah menggunakan alat, alangkah baiknya jika Anda mengomunikasikan kepada guru mereka berapa banyak waktu yang ideal untuk mereka menyisihkan waktunya untuk belajar di rumah setiap malamnya. Tentu hal ini sangat disesuaikan dengan penilaian guru terhadap penerimaan anak di sekolah.

Nah, berikut beberapa tips untuk memastikan bahwa anak gangguan dengar yang menggunakan implan rumah siput, bisa mengatur dan mengerjakan tugas sekolahnya di rumah:

  • Dengan memperhatikan kebiasaan anak dalam melakukan pekerjaan sekolahnya di rumah.
  • Dengan mengevaluasi sejauh mana mereka masih membutuhkan bantuan Anda, berapa banyak tugas yang mampu diselesaikan sendiri, berapa banyak waktu yang dihabiskan dan bagaimana kenyamanan mereka setiap kali mengerjakan tugas mereka.
  • Dengan menunjukan pada mereka, walaupun Anda tak membantunya langsung, namun Anda tetap mendukungnya. Dan, Anda selalu siap menjawab pertanyaan apapun, jika mereka membutuhkannya.
  • Ketika Anda melihat bahwa anak Anda berulang kali tidak bisa mengerjakan tugas sekolah mereka di rumah, cobalah berdiskusi dengan guru anak Anda apa yang sebaiknya dilakukan, agar baik guru dan orang tua memiliki cara yang sama dalam mensolusikannya.
  • Banyak anak yang memiliki gangguan dengar dan yang sudah menggunakan implan rumah siput akan akan lebih mudah menangkap sesuatu dengan mempelajari terlebih dahulu materi yang baru akan disampaikan guru mereka. Tanyakan pada guru anak Anda jika Anda bisa mendapatkan materi yang akan di ajarkan di hari berikutnya, dan mengenalkannya terlebih dahulu pada anak di rumah.

Saat Makan Bersama Keluarga

Sekolah adalah tempat dimana anak dengan gangguan dnegar bisa mempraktekan kemampuannya dalam mendengar dan berkomunikasi dengan alat yang mereka gunakan. Sedangkan rumah adalah tempat dimana keterampilan mendengar dan berkomunikasi ini dikembangkan. Nah, waktu makan bersama keluarga bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan keterampilan anak Anda saat mendengar dan berbicara.

Karenanya, pastikan di saat makan bersama keluarga ini, Anda telah menyiapkan beragam strategi untuk membuat anak Anda nyaman dan terasa natural dalam berkomunikasi dan mendengar. Pastikan suasana di saat makan malam tenang dan nyaman, juga tidak terlalu bising. Cara ini memudahkan anak untuk bisa mendengar setiap orang yang berbicara. Doronglah setiap anggota keluarga untuk bercerita tentang kejadian yang mereka alami di hari ini, dengan begitu anak Anda yang memiliki gangguan dengar pun akan terpancing untuk bercerita. Lalu, buatlah sebuah sesi tanya jawab yang memancing anak Anda harus menjawab sesuatu.

Saat Mandi

Mandi juga merupakan aktivitas yang biasa dilakukan anak setelah pulang sekolah atau pulang terapi sore hari. Mandi membuat mereka yang habis menguras pikiran untuk menjalani aktivitas pendidikan, menjadi lebih segar. Pastikan anak Anda sudah mengetahui bagaimana cara aman menyimpan audio prosesor mereka saat mandi. Jika Anda tidak menggunakan WaterWear, maka pastikan anak melepas audio prosesornya agar tetap kering. Untuk orang tua, sediakan tempat yang benar-benar aman dan mudah ditemukan oleh anak, sehingga mereka tau dimana harus menyimpan dan kemana harus mengambilnya kembali.

Saat Jam Tidur

Baik tidur siang atau pun malam, semuanya bisa diatur sebaik mungkin agar anak bisa memahami apa yang harus mereka lakukan agar bisa tidur dengan lebih nyaman. Anda bisa membantu dengan mendongeng menggunakan suara yang keras, intonsi dan ekspresi saat menjelang jam tidur, agar tahapan tidur anak menyenangkan. Biarkan anak Anda tetap menggunakan alatnya sampai mereka benar-benar tertidur, agar mereka bisa mendengar Anda bercerita. Anda juga bisa mengajak anak Anda bercerita tentang pengalaman mereka di hari ini, dan apa hal yang menyenangkan yang mereka dapatkan di hari tersebut.

Oya, ajarkan anak Anda untuk melepaskan implan rumah siputnya ketika mereka telah benar-benar mengantuk, dan letaknya di tempat yang mudah ditemukan. Ingat, setting tempat yang sama untuk meletakan audio prosesornya, untuk memudahkan mereka menemukan alat tersebut. Jangan lupa untuk mematikan audio prosesor sebelum disimpan. Ada kalanya Anda harus menjelaskan mengapa audio prosesor itu harus dilepas, dan Anda yang akan melepaskannya jika mereka lupa dan sudah tertidur. Dengan demikian mereka tidak akan terkejut ketika terjaga keesokan harinya karena mendapati alat mereka tidak berada di telinga.

Ini beberapa tips perawatan audio prosesor, sebelum Anda atau anak Anda menyimpannya:

  • Lap dengan kain kering yang bersih dan lembut, untuk menghilangkan sisa kotoran atau lembab.
  • Kami menyarankan Anda menyimpan alat Anda di UV Drying Kit sepanjang malam. Buka pintu kompartemen baterai sebelum Anda meletakannya di UV Drying Kit. Baterai isi ulang yang telah dilepaskan dari alat bisa ikut disertakan dalam UV drying kit, namun tidak dengan baterai isi ulang.

Apakah Anda menyukai artikel tentang tips dan trik dalam mendukung aktivitas anak Anda setelah jam sekolah? Jika ya, jangan lupa subscribe Blog MED-EL Indonesia dan kami akan mengirimkan beragam tips lainnya untuk Anda!

Comments

Artikel Rekomendasi