dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Ketika seorang anak baru menggunakan implan rumah siput atau alat mendengar lainnya, dari sejak itulah akses mereka untuk mendengar semakin terbuka, kemudian keterampilan mereka mendengar pun akan mulai berkembang secara bertahap. Nah, salah satu langkah pertama yang akan Anda jalankan untuk anak Anda adalah, membuat anak sadar suara dan mengenali suara yang hadir atau pun ketika suara itu hilang dari pendengaran mereka. Nah, tahapan ini dinamakan sebagai membangun kesadaran anak akan adanya suara.

Dari semua suara yang ada di lingkungan anak, suara manusia mungkin merupakan suara yang paling sering didengar. Karenanya, membangun kesadaran anak akan adanya suara manusia di sekitar mereka bisa menjadi salah satu tujuan pertama terapi Anda, dalam melatih kesadaran mereka akan suara.
Berikut ini MED-EL memberikan beberapa tips dan trik untuk membantu Anda dalam membangun kesadaran anak Anda dari suara manusia, selama membangun tahapan mendengarkan di awal-awal mereka menggunakan implan rumah siput atau alat lainnya:

  • Gunakan semua kesempatan untuk mendekatkan atau mengakrabkan anak Anda dalam sebuah interaksi verbal, sehingga mereka memiliki banyak kesempatan untuk mendengar beragam suara manusia.
  • Panduanak Anda masuk ke pembicaraan orang lain dan bantu mereka untuk fokus. Gunakan isyarat untuk mengarahkan perhatian saat mendengar, misalnya isyarat tangan di telinga untuk bertanya “dengar?” atau seolah Anda bertanya pada mereka “Kamu dengar papa ngomong?” “Saya dengan papa ngomong, kamu dengar? Tunjukan dengan ekspesi wajah bertanya yang mudah ditangkap. Jika perlu gunakan juga tanda visual untuk membantu Anda menerjemahkan maksud pertanyaan Anda pada si kecil.
  • Ajarkan anak untuk fokus baik dalam keadaan dimana terdapat suara atau pun tidak ada suara manusia di sekitarnya—bicaralah lalu diam. Hal ini bisa dilakukan dengan menghentikan percakapan sejenak, lalu biarkan si kecil bereaksi atas perubahan tersebut.
  • Gunakan suara-suara yang menarik selama berinteraksi. Karena anak Anda baru saja belajar untuk mendengarkan, mungkin suara-suara yang sifatnya datar atau monoton tidak akan menarik perhatian mereka. Anda bisa melakukan hal lain, misalnya dengan bernyanyi untuk tetap menjaga perhatian mereka selama berinteraksi.
  • Perhatikan dengan seksama reaksi si kecil saat mendengar suara . Bayi dan balita bisa memiliki reaksi yang berbeda-beda saat mendengarkan suara. Untuk mengindikasikan bahwa mereka mendengarkan suara, mereka mungkin akan tersenyum, menoleh, menghentikan kegiatan sementara, meniru suara, atau melihat ke pembicara dengan sikap mengantisipasi. Setiap kali ada reaksi dari si kecil, berikan mereke senyuman. Beritahukan pada mereka, bahwa Anda juga sedang mendengarkan suara yang sama.
  • Kurangin bising sekitar lingkungan Anda untuk memperjelas percakapan dan membantu si kecil lebih mudah dalam mendengar.

 

Berikut ini beberapa aktivitas sederhana sambil bermain, untuk melatih dan membangun kesadaran anak akan adanya suara:

  • Membaca Buku bersama anak Anda setiap. Perhatikan, apakah anak Anda memperhatikan atau mendengarkan suara Anda untuk waktu yang lama. Berikan jeda atau hentikan membaca seketika untuk melihat respon, apakah anak Anda sadar jika ada suara yang hilang.
  • Bariskan 10 buah mobil atau balon. Lalu berpura-puralah jika Anda sedang bermain, Ajak anak Anda untuk berinteraksi dengan mainan tersebut. Kataka “jalan” atau “tekan tombol mainan” atau ucapakan “dadah balon terbang”. Jangan lupa untuk mengatakan kalimat yang mengiringi aktivitas. Dengan melakukan hal tersebut, anak Anda akan mulai untuk menghubungkan pesan dengan aktivitas yang Anda sampaikan.
  • Pegang tangan si kecil lalu putarkan mereka secara melingkar nyanyikan sebuah lagu , Misalnya : “Berputar, berputar, berputar menari”. Observasi lebih lanjut apakah anak Anda akan mulai berputar ketika ia mendengarkan lagu yang sama, dan akan berhenti saat tak mendengarkan suara lagu apapun.

  • Bermain Game “Ayo Bangun”. Ajak anak Anda memegang sebuah boneka yang sedang dalam posisi tidur, lalu katakan “Ayo, Bangun!” lalu, setelahnya buatlah boneka tersebut seolah olah bangun. Anda juga bisa melakukannya dengan keluarga dirumah. Lalu lakukan pada si kecil, lihatlah apakah ia akan bereaksi ketika mendengar suara Anda menyuruh bangun.
  • Tarik mainan dari kotaknya. Dorong anak Anda untuk menarik keluar salah satu maianan setelah Anda mengeluarkan suara “Tolong, keluarkan saya dari sini”. Jika anak Anda menarik mainan tanpa adanya suara, maka ajaklah anak Anda untuk mendengarkan kembali dengan memberikan isyarat, lakukan jika ada suara.

Yuk, dicoba cara sederhana untuk membangun kesadaran anak akan adanya suara. Semoga bisa membantu terapi anak di rumah, ya!

Happy listening!

Suka dengan artikel ini dan ingin mempraktekannya dengan si kecil di rumah? Jangan lupa subscribe Blog MED-EL Indonesia, karena kami akan terus mengirimkan tips dan trik tentang rehabilitasi dan habilitasi anak dengan gangguan dengar dan implan rumah siput ke email Anda.

Comments

Artikel Rekomendasi