dalam KIAT DAN SARAN, Rehabilitasi di Rumah

Memanfaatkan rutinitas sehari-hari merupakan cara yang paling sederhana dan efektif untuk mengembangkan keterampilan mendengar, berbahasa, dan berbicara pada anak Anda. Anak-anak dengan gangguan pendengaran membutuhkan waktu berjam-jam untuk berlatih menyimak, dan untuk mengembangkan fokus menyimak ini, Anda dapat mengaplikasikan ke dalam rutinitas sehari-hari mereka, sehingga bisa bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan bahasa lisan mereka. Menambahkan strategi mendengar dan berbahasa ke dalam rutinitas sehari-hari, adalah cara yang bagus bagi anak Anda untuk berlatih!
Kami akan memaparkan lebih jauh tentang bagaimana Anda dapat memanfaatkan rutinitas sehari-hari, untuk mendukung keterampilan berbahasa anak Anda, dan juga memberikan beberapa contoh spesifik tentang apa yang dapat Anda lakukan di rumah.

Bagaimana Saya Dapat Membantu Mengembangkan Keterampilan Mendengar Anak Saya Setiap Hari?

  • Saat anak Terjaga: Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan setiap hari adalah membantu anak Anda memakai perangkat mendengar mereka (implan koklea, alat bantu dengar / s) sepanjang waktu mereka terjaga. Bangunlah harapan bahwa anak Anda akan memakai perangkat mereka segera setelah mereka bangun di pagi hari.
  • Tes Ling Sound: Perangkat anak Anda juga perlu bekerja dengan baik, untuk memastikan mereka memiliki akses ke semua area percakapan. Anak-anak mungkin tidak bisa selalu memberitahukan Anda jika perangkat mendengar mereka tidak berfungsi, jadi gunakan Tes ling sound dan lakukan pemeriksaan perangkat setiap hari.
  • Berbicaralah lebih banyak untuk memanfaatkan rutinitas sehari-hari Anda dan si kecil: Penelitian oleh Thirty Million Words Project menunjukkan bahwa, ketika orang tua berbicara lebih banyak kepada anak-anak mereka, anak-anak merekapun memiliki kosakata yang lebih banyak dan memiliki kemungkinan untuk menjadi pembaca yang lebih baik.
    • Bicaralah dengan anak Anda tentang apa yang mereka lakukan, lihat, atau mereka pikirkan.
    • Bicara tentang semua secara detail tentang apa yang terlihat, dirasakan, dicium, dicicipi, dan terdengar.
    • Bicara tentang tindakan, lokasi, masalah, emosi, dan pikiran.
    • Tambahkan buku ke rutinitas harian anak Anda untuk memungkinkan Anda lebih banyak berbicara dengan anak Anda, mengenai topik yang tidak muncul dalam kehidupan sehari-hari, seperti ruang angkasa dan hewan di taman safari.
  • Mendengarkan terlebih dulu: Berikan instruksi kepada anak Anda menggunakan kata-kata terlebih dahulu. Jika anak Anda tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan, maka tambahkan isyarat kontekstual dan gerakan. Lakukan semuanya secara berurutan. Misalnya, beri tahu anak Anda waktu mandi sebelum Anda berjalan ke kamar mandi, kemudian nyalakan keran. Atau, minta anak Anda mengambil sepatu mereka, lalu arahkan sepatu mereka jika mereka tidak yakin tentang apa yang Anda ingin mereka lakukan. Memberikan instruksi kepada anak dengan cara membuat mereka mendengarkan terlebih dahulu akan membantu memperkuat keterampilan mendengarkan mereka.

Dalam video ini, Matthew tengah membantu ibunya mengatur meja untuk makan malam. Ibu Matthew mengambil kesempatan ini untuk memberikan instruksi kepada Matthew dengan cara mendengarkan untuk membangun memori pendengarannya. Dia juga menggunakan penekanan akustik untuk menarik perhatian Matthew, pada kata-kata kunci dalam instruksinya. Ini adalah cara Ibu Mathew memanfaatkan rutinitas sehari-hari untuk mengembangkan keterampilan mendengar dan berbahasa sang anak.

Nah, berikut adalah beberapa cara lain yang dapat Anda gunakan dengan memanfaatkan rutinitas sehari-hari, untuk membantu keterampilan mendengarkan dan berbahasa anak Anda:

Bagaimana Saya Dapat Memanfaatkan Rutinitas Sehari-Hari pada anak yang usianya lebih muda?

  • Saat mengganti popok mereka, ‘Bicaralah lebih banyak’ sepanjang rutinitas ini dilakukan:
    • Bicaralah menyesuaikan tindakan Anda (angkat, bersihkan, ganti popok Adik) sebelum melakukannya, dan ulangi saat melakukannya. Misalnya, ‘saatnya mengganti popok Adik. Mama akan mengangkat Adik, Ayuk, naik, naik ‘sebelum Anda mengangkat si kecil ke meja ganti popok.
    • Bicara tentang kosakata kebersihan seperti kotor, bersih dan bau. Ingatlah untuk menggunakan kata-kata ini dalam frasa yang pendek untuk anak Anda, atau bisa juga sambal menyanyikan sebuah lagu. Misalnya, Wah, popok Adik kotor. Mama harus mengganti popok Adik dulu!”
  • Tambahkan lagu ke rutinitas harian Anda.
  • Saat membantu mereka berpakaian:
    • Berikan instruksi kepada anak Anda untuk mendengarkan dan kemudian menemukan barang-barang yang mereka butuhkan untuk berpakaian. Misalnya, ‘Adik, ambil sepatu merah Adik, ya’ atau ‘Coba cari sweter biru Adik’. Anda dapat menambahkan panjang dan kompleksitas instruksi Anda, ketika anak Anda mulai menguasainya, untuk terus memperluas keterampilan si kecil.
    • Mengajarkan urutan kata-kata seperti pertama, berikutnya, setelah dan kemudian. Gunakan kata-kata ini saat Anda sedang mendandani si kecil. Misalnya, Anda dapat mengatakan ‘pertama-tama kita harus menggunakan kaus kaki, kemudian pakailah sepatu atau setelah Mama memakainkan kaus ke Adik, Mama akan memasangkan sweater Adik’.

Bagaimana Saya Memanfaatkan Rutinitas Sehari-Hari Bersama Anak-Anak yang Lebih Dewasa?

  • Saat bersiap-siap untuk sekolah, berikan instruksi kepada anak Anda untuk diikuti dengan cara mendengarkan terlebih dahulu:
    • Beri mereka instruksi berdasarkan daftar barang yang mereka butuhkan untuk mengemas tas mereka. Misalnya, ingatkan mereka untuk ‘mengerjakan PR, membawa topi, dan botol air’.
    • Berikan instruksi dengan urutan kata-kata seperti sebelum, sesudah, pertama, kemudian dan selanjutnya. Misalnya, “sebelum Anda berpakaian, ayo sarapan ” atau “setelah sarapan, segera pergi dan sikat gigi”.
    • Pada waktu makan, dorong anak Anda untuk membantu Anda mengatur meja atau menyusun peralatan makan untuk keluarga Anda:
      • Beri mereka instruksi termasuk konsep ukuran, bentuk, dan lokasi: ‘Berikan pada Ayah piring berukuran besar itu,” atau ‘Tolong ambilkan mangkuk salad. Ada di lemari paling atas, di sebelah kiri ’.
      • Pikirkan tentang rutinitas rumah tangga Anda yang lain dan bagaimana Anda dapat memasukkan anak Anda dalam rutinitas tersebut, untuk memberikan kesempatan pada mereka berlatih mendengar di lingkungan yang kaya bahasa.

    Tertarik dengan artikel tentang rehabilitasi di rumah? Lihat semua videonya di halaman pembuka Rehabilitasi di Rumah Kami.

    Comments

Artikel Rekomendasi