dalam KIAT DAN SARAN, Orang Tua

Jadi, saat ini ceritanya si kecil Anda baru saja mengaktifkan implan rumah siputnya, dan memulai rehabilitasi dengan implan rumah siput miliknya. Mungkin, si kecil telah menggunakan beragam peraga yang keren dan menarik atau pun mainan khusus selama sesi terapi mereka bersama terapis. Nah, artikel ini akan membantu Anda mendapatkan gagasan tentang benda-benda umum di rumah Anda, yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu terapi si kecil dalam mengembangkan kemampuan mendengar dan bicaranya, agar terapi selalu menarik dan menyenangkan.

Ingat dulu satu hal — alat yang paling penting untuk membantu mengembangkan kemampuan mendengar dan bicara anak Anda, adalah Anda sendiri. Mainan atau pun game elektronik saja, tidak lantas dapat memberikan contoh bahasa yang terbaik, untuk anak Anda yang baru belajar mendengar. Yang penting diketahui adalah, item yang digunakan dalam sesi terapi tak selalu harus mahal atau pun kompleks. Bahkan, apa yang Anda miliki di kehidupan sehari-hari pun bisa Anda manfaatkan untuk membantu proses mengasah kemampuan mendengar dan bicara anak Anda.
Berikut adalah beberapa ide benda sehari-hari yang bisa Anda gunakan untuk memulai sesi terapi:

1: Kotak, kotak, kotak

Semua benda yang berbentuk kotak, simpanlah. Bisa kotak sepatu, sereal, atau kotak apapun. Kotak dapat digunakan untuk membantu anak Anda menjalani terapi mendengar dan bicara, dari segala usia.

Untuk bayi: Sembunyikan mainan di dalam kotak. Bicarakan tentang mainan yang ada di dalam kotak, sebelum Anda menunjukkan kepada si kecil untuk mengajak mereka berlatih mendengar. Anda bisa menggunakan nama mainan tetapi sebelumnya juga berbicara tentang seperti apa penampakan dari mainan tersebut dan apa fungsinya. Contohnya, “Hey adik, ada mainan anjing di sini! Dia lembut dan halus. Bunyinya guk guk. Mari kita keluarkan ”, atau “Hei, ada beberapa blok di kotak ini. Mari keluarkan dan kita membangun sesuatu, naik, naik ”. Hal ini akan membantu anak Anda untuk lebih mudah tertarik dengan sesi terapi dan memaksimalkan fungsi pendengaran mereka.

Untuk balita: Isilah kotak sepatu dengan kacang kering atau nasi, lalu ajak anak bermain atau pun menyendoknya. Bicaralah dengan anak Anda dengan menggunakan kata kerja, misalnya mari kita tuangkan, dorong, naikan ke atas atau sembunyikan.

Untuk anak kecil: Anda dapat membuat permainan dengan tema “sentuh dan rasakan”. Buatlah lubang kecil di kotak, sehingga tangan Anda bisa masuk kedalamnya. Masukan benda ke dalam kotak, lalu biarkan anak Anda menebak dengan menyentuhkan tangannya. Lakukan secara bergiliran. Pancing anak And auntuk menggunakan kata-kata seperti halus, lembut, runcing, bergelombang, dan ringan, dengan tujuan untuk mengajarkan anak Anda kosakata baru. Ingat, jika anak Anda tidak memperhatikan Anda, maka kosa kata yang Anda perdengarkan akan sia-sia.

2: Busana

Anda dapat menggunakan pakaian untuk melakukan berbagai kegiatan terapi bersama si kecil.

Ling 6 Sounds Test: Buatlah gulungan kaos kaki menyerupai bola, dan berikan pada anak Anda. Minta anak Anda untuk mendengarkan sebuah suara, salah satu dari ling six sound. Nah, minta anak Anda untuk melemparkan bola kaos kaki ke keranjang cucian, ketika ia mendengar suara.

Permainan menebak: Buat permainan tebakan dengan menggunakan pakaian yang memiliki banyak kantong. Sembunyikan sebuah benda di pakaian tersebut, lalu biarkan anak Anda menemukan kejutan yang Anda siapkan. Anda tinggal memancing anak Anda akan bersemangat dalam menjalaninya, misalnya dnegan mengatakan “Coba adik pergi ke lemari, ada jaket tebal di sana. Nah, di bagian saku jaket tersebut ada sebuah kejutan untuk adik!”

Mempelajari kata-kata baru: Ubah rutinitas mencuci reguler Anda menjadi sebuah aktivitas terapi yang menyenangkan. Ajaklah si kecil untuk menyortir pakaian berdasarkan warna atau pun pola, berdasarkan siapa pemiliknya atau pun berdasarkan ukurannya.

3: Spons

Spons dapat digunakan untuk berbagai cara, saat Anda mengajarkan anak Anda kosakata baru. Ada berbagai pilihan terapi, baik untuk bayi hingga anak usia prasekolah.

Untuk bayi: Bermainlah dengan spons dalam air dan bicaralah tentang aktivitas-aktivitas yang bisa Anda lakukan bersama, misalnya : “peras, jatuhkan, dan percikan.” Ingatlah, Anda perlu mengulang kata yang sama sebanyak mungkin dengan cara yang alami dan bermakna, sehingga anak akan lebih mudah memahami kata tersebut.

Untuk balita: Lakukan craftwork. Potong spons menjadi bentuk yang sederhana, misalnya bintang, ikan, atau seperti wajah tersenyum. Cat lah satu sisi bagian spons lalu buat cetakannya di atas kertas, menarik bukan?

Untuk anak-anak usia prasekolah: Potonglah spons menjadi bentuk yang baru, atau menjadi dua atau empat bagian puzzle. Lalu manfaatkan untuk bermain bermasa anak Anda.

Nah, apakah Anda memiliki ide kretif lainnya?

Saat Anda melewati lemari, atau pun rak di rumah, perhatikanlah benda apa saja yang dapat Anda gunakan dalam kegiatan rehabilitasi si kecil dengan implan rumah siputnya. Anda adalah ahlinya, yang mengetahui apa yang akan disukai oleh si kecil. Berbagilah ide terapi dengan terapis anak Anda, sehingga mereka pun bisa menerapkannya dalam sesi terapi untuk membangun kemampuan mendengar dan bicara si kecil.

Suka postingan sederhana ini? Jangan lupa untuk berlangganan Blog MED-EL Indonesia untuk mendapatkan semua tips dan trik terbaru menjalani rehabilitasi dengan implan rumah siput, di rumah.

Comments

Artikel Rekomendasi