dalam TEKNOLOGI

Pertanyaan tentang teknologi Triformance MED-EL ini seringkali kami terima, jadi kami berpikir untuk membuat informasi terkait hal ini dalam blog kami.

Jadi, apa yang membuat pengguna implan rumah siput lebih baik dalam mendengar? Jawabannya adalah teknologi Triformance. Teknologi Triformance adalah kombinasi dari 3 teknologi MED-EL yaitu : Structure Preservation, Complete Cochlear Coverage, and Fine Hearing.

Apa yang dimaksud dengan ketiga hal tersebut, dan apa hubungannya dengan performansi saat menggunakan implan rumah siput MED-EL, ketika seseorang mendengar?

Tiga Komponen

Baiklah, sebelumnya mari kita mengenal ketiga buah teknologi yang membangun teknologi Triformance:

Structure Preservation yaitu penggunaan elektroda yang lembut dan fleksibel, teknik bedah terbaik, sehingga dalam pelaksanaannya tetap mempertahankan sel-sel rambut sehat yang ada di telinga, di dalam koklea.

Complete Cochlear Coverage berarti elektroda yang panjang, yang bisa mencapai semua bagian, atau area paling luas atau apikal dari koklea.

FineHearing merupakan teknologi yang dapat mengonversi suara ke gelombang elektrik, dan menyediakan lebih dari 250 nada suara yang unik, serta struktur suara yang baik.

How These Components Combine

Teknologi Triformance akan bekerja lebih baik saat terkombinasi satu sama lain, dibanding saat sendiri-sendiri. Teknologi Triformance adalah tentang bagaimana ketiga komponen ini bekerjasama, untuk memberikan pengalaman mendengar yang lebih baik.

Begini cara kerja Tekonologi Triformance:

Structure Preservation and Complete Cochlear Coverage

A flexible electrode within the cochlea.

A flexible electrode array within the cochlea. (Photo courtesy of Adrien Eshraghi MD, University of Miami – Miller School of Medicine.) 

Elektroda yang lembut dan fleksibel dirancang untuk tetap mempertahankan struktur sel-sel rambut di kokle. Selain itu juga lebih mudah dimasukkan ke dalam koklea, sehingga dapat menyediakan cakupan yang lebih luas dan komplit.

Panjang rata-rata koklea: rata-rata spiral 31,5 mm dan dapat membuat 2,5 putaran penuh. Jika susunan elektroda yang kaku dimasukkan ke dalam koklea, tentu saja hal ini dapat merusak sel-sel rambut halus yang ada di dalamnya. Dengan elektroda yang lembut dan fleksibel, yang memang dibuat untuk mempertahankan struktur, sel-sel rambut ini masih dapat dipertahankan Bahkan, sekalipun rangkaian elektroda yang panjang dimasukkan secara dalam ke dalam telinga, Anda tidak perlu khawatir.

Complete Cochlear Coverage and FineHearing

Apical region of the cochlea.

The apical region of the cochlea, responsible for low-frequency sounds.

Jangkauan koklea yang lengkap akan memberikan kenyamanan mendengar ke keseluruhan bagian koklea.

Untuk implan koklea, yang dapat secara akurat merangsang frekuensi suara rendah, maka diperlukan rangkaian elektroda yang dapat mencapai daerah dengan frekuensi rendah dari koklea. Hal ini karena, setiap bagian koklea memang dikhususkan untuk merespon pada frekuensi suara yang berbeda juga. Wilayah paling bawah dari koklea akan merespon suara pada frekuensi tinggi, dan wilayah paling atas akan merespon suara dengan frekuensi rendah.

Berikut adalah grafik yang menunjukkan masing-masing bagian koklea yang merespon frekuensi suara:

Tonotopic map of the cochlea.

The tonotopic map of the cochlea.


Karena elektroda yang pendek biasanya tidak dapat mencapai daerah paling atas, maka hal ini menyebabkan sulit merangsang sel-sel rambut yang bertanggung jawab untuk suara dengan frekuensi rendah. 5 Padahal, frekuensi rendah juga penting, untuk meningkatkan pemahaman suara.4, 5

Nah, dengan menggunakan elektroda yang panjang, yang dirancang untuk cakupan koklea yang lebih luas dan untuk menamkah kenyamanan mendengar, maka keseluruhan bagian koklea ini bisa dijangkau.4

Fine Hearing and Structure Preservation

Photo courtesy of R. Glueckert, K. Pfaller, A. Schrott-Fischer, H. Rask-Andersen; Medical University of Innsbruck, Austria

Microscopic image of the hair cells within the cochlea. (Photo courtesy of R. Glueckert , K. Pfaller, A. Schrott-Fischer, H. Rask-Andersen; Medical University of Innsbruck, Austria)

Ada sebanyak 20.000 sel rambut di koklea, jika susunan elektroda yang kaku dimasukkan ke bagian dalam, maka bisa juga merusak sel rambut dan koklea itu sendiri. Elektroda yang lembut dan fleksibel, sengaja dirancang untuk mempertahankan sel rambut ini, sehingga mereka tetap dapat menerima informasi yang disampaikan oleh FineHearing dengan lebih baik.1

Manfaat yang Lebih Banyak saat Bersama

Jadi, masing-masing komponen memiliki manfaatnya sendiri. Tetapi, seperti banyak hal di dunia ini, kerjasama sangatlah penting. Karenanya, mereka bisa bersatu membentuk teknologi Triformance, untuk menyajikan manfaat yang lebih banyak, utamanya manfaat dalam kenyamanan mendengar pengguna implan rumah siput MED-EL.

Referensi:

  1. Wanna et al. (2014) Impact of electrode design and surgical approach on scalar location and cochlear implant outcomes. Laryngoscope, doi: 10.1002/lary.24728.
  2. Usami et al. (2014) Hearing preservation and clinical outcome of 32 consecutive electric acoustic stimulation (EAS) surgeries. Acta Oto-Laryngologica, 134(7), 717-27.
  3. Buchman et al. (2014) Influence of Cochlear Implant Insertion Depth on Performance: A Prospective Randomized Trial. Otology & Neurology, Online, 1-7. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25122601
  4. Prentiss et al. (2014) Ipsilateral acoustic electric pitch matching: A case study of cochlear implantation in an up-sloping hearing loss with preserved hearing across multiple frequencies. Cochlear Implants Int. 15(3), 161-5.
  5. Landberger, D. M., Mertens, G., Punte, A. K., Heyning, P. V. D. (2014) Perceptual changes in place of stimulation with long cochlear implant electrode arrays. JASA Express Letters, 135(2), 75-81.
  6. Schatzer et al. (2014) Electric-acoustic pitch comparisons in single-sided-deaf cochlear implant users: Frequency-place functions and rate pitch. Hearing Research, (309), 26-35.

 

Comments

Artikel Rekomendasi