dalam ARTIKEL TAMU

William adalah salah satu pengguna ADHEAR – perangkat pendengaran konduksi tulang, yang diletakan di belakang telinga. Kami pernah berdiskusi dengan ibu dari William, untuk mengetahui bagaimana alat ini dapat membantunya mendengar dan mengubah kualitas hidup putranya.

1: Bagaimana perasaan Anda saat pertama kali mengetahui bahwa William mengalami gangguan pendengaran?

William gagal dalam pemeriksaan pendengaran pertamanya pada usia satu minggu. Saat itu, profesional pendengaran mengatakan bahwa ini mungkin hanya bersifat sementara saja. Dengan alasan tersebut, akhirnya saya berpikir tidak mencari diagnosa lanjutannya. Namun, ketika William berusia sekitar 12-18 bulan, saya mulai menyadari bahwa ada yang tidak beres. Berulang kali William mengalami infeksi telinga, dan antibiotik seolah tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Telinga kirinya mulai mengeluarkan aroma tidak sedap. Saat dilakukan tindakan bedah untuk masalah glue ear di telinga kirinya, dokter mendiagnosa William mengalami Cholesteatoma, yang merupakan pertumbuhan non-kanker. Saat itu, sebuah grommet dipasang di telinga kanannya.

William pun harus menjalani banyak tindakan operasi untuk menyingkirkan Cholesteatoma, dan untuk mengendalikan penyakit kronis ini. Ia juga menjalani operasi untuk mengangkat saluran telinganya, sehingga saat itu ia hanya bisa mendengar melalui getaran, seperti melalui sistem konduksi tulang.

2: Bagaimana perasaan Anda saat dokter mendiagnosis demikian pada William?

Kami berusaha tidak larut memikirkannya. William sendiri terlalu muda untuk memahami apa yang terjadi, namun saya ingat dia pernah berkata, “Mengapa saya yang mengalami hal ini, dan bukan saudara laki-laki saya?” William tidak benar-benar memahami keseluruhan situasi yang terjadi padanya. Saat itu, Kami hanya mendapat sedikit masukan dari beberapa orang, dan william pun akhirnya mencoba menggunakan alat bantu dengar. Sebagai orang tua, kami seperti sendirian untuk menerima ini semua. Hal ini terasa sangat luar biasa bagi keluarga kami, dan kami berupaya untuk menjalaninya saja.

Sebelum mendapatkan ADHEAR, William seringkali harus berjuang dalam banyak situasi: di sekolah; saat bermain dan olahraga; saat berbicara di lingkungan yang bising; dan menonton televisi. Sangat sulit juga baginya untuk bisa berbicara dengan teman-temannya secara online, saat ia sedang bermain game konsol seperti PlayStation 4. Kami mengetahui bahwa ia lelah dan tidak bahagia. Dia akan pulang dari sekolah dengan sakit kepala, lalu langsung istirahat di kamarnya, dan memilih menghabiskan waktu sendiriran, sebelum melanjutkan interaksi dengan keluarga. Itulah satu-satunya cara untuk dia agar bisa mengatasinya. Bagi kami orang tua, kami pun sering dibuat bingung tentang cara berkomunikasi. Ada banyak kesalahpahaman yang tercipta setiap kali kami berbincang-bincang.

3: Apakah Anda pernah mencoba solusi pendengaran lainnya?

Kami menawarkan berbagai solusi untuk William. Kami juga kerap meneliti setiap pilihan yang diberikan oleh konsultan pendengaran yang kami temui, termasuk dampaknya terhadap William dan efek sampingnya. Tentu, Kami ingin memilih solusi yang memungkinkan anak kami untuk tetap bermain rugby, juga tetap memiliki kebebasan saat bermain seperti layaknya anak-anak lainnya. Adalah penting bahwa anak-anak perlu kebebasan untuk ia bisa melakukan olahraga yang ia gemari. Sebelum ADHEAR, awalnya William mencoba menggunakan perangkat konduksi tulang lain yang menggunakan ikat kepala. Namun, William mengatakan bahwa hal tidak membuatnya merasa aman, dia selalu merasa bahwa alat itu akan jatuh. Memakai ikat kepala setiap hari juga membuatnya merasa “aneh”secara sosial, dan tentu saja membuatnya sangat tidak bahagia. Ia merasa bahwa orang akan mengetahui ia memiliki gangguan dengar saat pertama kali bertemu. Dia benar-benar terisolasi di sekolah saat ia merasa berbeda. Teman-temannya tidak mengerti gangguan pendengaran yang dialaminya.

4: Mengapa akhirnya Anda memilih ADHEAR?

William ingin bisa melakukan hal-hal menarik seperti anak lainnya. Hal inilah yang mendorong kita untuk mengambil keputusan. Saat ini, ADHEAR telah menjadi solusi terbaik bagi kami. William benar-benar bahagia saat ini. Dia memiliki kebebasan untuk melakukan dan mengambil banyak pilihan, dan ADHEAR memungkinkannya untuk mendengar dalam situasi yang biasanya sulit untuk dilakukannya. William selalu memakai perangkat ini dan terus mengandalkannya sebagai bagian dari hidupnya, seperti sudah tidak ada perangkat lain yang pernah digunakan.

William sering mengatakan bahwa dia lupa jika dia memakai ADHEAR, karena ia merasa sangat aman. Ia juga menyukai ADHEAR karena memiliki alat ini lebih banyak pilihan pada settingannya, dibanding perangkat sebelumnya.

5: Seperti apa hidup William saat ini setelah menggunakan ADHEAR?

Sejak menggunakan ADHEAR, William jauh lebih bahagia dan lebih aktif! Dia juga bisa memiliki banyak teman. Mereka mengerti bahwa dia tidak dapat mendengar, dan saat ini mereka beradaptasi dengan william, bahkan membantunya. William memakai ADHEAR sepanjang hari di sekolah, termasuk saat dia pulang ke rumah. Alat ini pun sangat mudah digunakan, jika dia harus melepasnya, dia cukup mengkliknya. William juga bisa menonton televisi karena suaranya sudah lebih keras dan jernih. Dia juga bisa lebih mudah mendengar suara teman dan atau orang lain saat berada di restoran, dan tidak lagi merasa sulit menangkap percakapan yang jauh. Sebelumnya, saat William masih balita, dia jarang bicara dengan anggota keluarga laki-laki lainnya, karena dia tidak dapat mendengar. Sekarang, setelah dia bisa mendengar suara mereka dengan ADHEAR, hal tersebut langsung berubah. Dia bisa melakukan percakapan yang lebih bermakna dengan semua anggota keluarga dan teman-temannya, selain ituia pun menjadi lebih percaya diri, karena dia bisa mendengar dengan cukup baik. William sekarang sering melibatkan dirinya dalam aktivitas kelompok, situasi yang sebelumnya sering ia hindari. Dia tetap bersemangat saat pulang sekolah, dan jarang mengalami sakit kepala. Saat ini pun, ia tak perlu lagi bicara sambil berteriak, seperti dulu.

Saya perhatikan, seiring berjalannya waktu, William memilih untuk memakai ADHEAR lebih dan lebih, tanpa diminta oleh kami. Dia menyadari betapa dia membutuhkannya. William juga yang akan mengganti baterai dan merawat perangkat tersebut. Kami sangat senang mengetahui bahwa anak kami lebih percaya diri, lebih terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Terima kasih, William dan Lorraine!

Comments

Recent Posts